Kamis, 06 Januari 2011

Disiplin Membawa Sukses Dalam Segala Hal

Thursday, 12 August 2010 10:22
BPHNTV-Jakarta. Nilai-nilai ibadah manusia pada bulan ramadhan harus ditingkatkan lagi. Implementasi dari nilai-nilai ibadah tersebut berkorelasi dengan pembangunan akhlak manusia. Karena akhlak merupakan syarat utama bagaimana seseorang bisa dinilai. Demikian sepenggal kalimat yang terucap dari Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Prof. DR. Ahmad M Ramli saat memberikan Kultum di Musholla Nurul Ikhsan BPHN (11/8). Kepala BPHN mengatakan, nilai-nilai yang mempengaruhi akhlak manusia seperti ikhlas, amanah, adil, bersyukur, tekun, disiplin dan sabar merupakan perwujudan sejauhmana manusia mampu mengendalikan diri, terutama dalam kehidupan di dunia. “Ikhlas bisa menuntun manusia menjadi orang yang bisa mengukur kemampuan diri,” katanya. Dirinya menambahkan, ikhlas menjadi point penting ketika amanah diberikan. Nilai ini selanjutnya akan diuji sejauhmana bisa memberikan rasa adil. “Kelak pada waktunya, amanah dan keadilan akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan,” kata Kepala BPHN. Disamping itu, ungkapnya, manusia mempunyai kewajiban untuk bersyukur terhadap segala sesuatu yang diberikan Tuhan, karena tanpa kehendakNya mustahil manusia menjadi sempurna diantara ciptaanNya. “Banyak-banyaklah kita bersyukur”, ujar Prof. Ahmad dalam tauziahnya. “Nilai yang tidak kalah pentingnya adalah disiplin dan sabar,” tuturnya. Disiplin menjadi kunci terhadap keberhasilan seseorang. Tanpa disiplin, sukses dan keberhasilan akan menjauh. Dengan menanamkan disiplin sejak dini dapat membawa kita sukses dalam segala hal dan mudah meraihnya, sambung Prof. Ahmad. Sedangkan sabar merupakan faktor yang sangat penting. Ketika kita diuji berbagai cobaan dalam kehidupan, kesabaran menjadi kunci utama di dalam menghadapi ujian yang diberikan kepada manusia. “Sesungguhnya, Allah bersama orang-orang yang sabar,” papar Kepala BPHN mengutip firman Tuhan di dalam Al-qur’an. Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum Nasional Noor Muhammad Azis dalam sesi berikutnya menuturkan, manusia sebagai makhluk Tuhan tidak luput dari takdir kematian. “Dimanapun berada, tidak mengenal ruang dan waktu, kematian pasti menghampiri manusia,” kata bapak yang akrab disapa dengan Pak Aziz. Untuk menghadapi kematian, maka manusia harus mempersiapkan bekal kebaikan baik di dunia maupun di akherat. Berlomba-lomba mencari kebaikan tidak hanya di dunia saja tetapi juga akherat harus dipikirkan. “Pun begitu, jangan sampai kita mengabaikan keduanya, kalo tidak akan celaka selamanya. Untuk itu, segala kewajiban yang mengikat segera ditunaikan,” pesannya.***

Baca Selengkapnya: http://www.bphntv.net/lensa/6-kesadaran-hukum-nasional/187-disiplin-membawa-sukses-dalam-segala-hal

Berita Terbaru

* Capaian Program Pusluhkum Melebihi Target (06 January 2011)
* Sineas Pusluhkum Turut Andil dalam Penyiapan Modul (05 January 2011)
* Kerja Keras dan Kerja Kompak mewarnai 2011. (04 January 2011)
* Saatnya Perempuan diberikan Peran Yang Lebih Besar (23 December 2010)
* Kemenkumham Ajak Generasi Muda Hormati Ibu (23 December 2010)

Berita Terpopuler

* Tentang JDIH Nasional
* UU Otda harus segera direvisi
* PROFESIONALISME, MENTALITAS, DAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT MENUJU TERWUJUDNYA PENEGAKAN HUKUM YANG SISTEMIK
* Disclaimer dan Aturan Penggunaan
* Terms of Services


Notice: Undefined variable: country_code2 in /data/hosting/home/jdihbphn/public_html/components/com_joomlastats/count.classes.php on line 403

Notice: Undefined variable: visitor_ip in /data/hosting/home/jdihbphn/public_html/components/com_joomlastats/count.classes.php on line 548

* About Us
* TOS
* Disclaimer
* Privacy Policy
* Contact Us
* Sitemap

Copyright © 2011. JDIH Nasional, hosted by TELKOM Indonesia
Best View in 1024x768 mode with Mozilla Firefox

Tidak ada komentar: